Spesifikasi Kamera Canon EOS 10D Dengan Baterai Grip

Pembahasan Artikel BabaKBeluR.com kali ini, Spesifikasi Kamera Canon EOS 10D Dengan Baterai Grip

Canon EOS 10D


Menulis tentang kamera ini seperti mendeskripsikan teman lama. Saya pernah memiliki bodi kamera Canon EOS 10D selama bertahun-tahun; bahkan yang terakhir saya jual hanya beberapa bulan sebelum saya mulai menulis buku ini, setelah memberikan layanan yang bisa diandalkan selama bertahun-tahun.

Dikonstruksi, setidaknya sebagian, menggunakan magnesium alloy yang sama yang digunakan untuk bodi kamera profesional, dan dengan battery grip terpasang, 10D terasa cukup berat, berasa kokoh yang menginspirasikan kepercayaan diri penggunanya. Tata letak barunya lebih intuitif dan secara keseluruhan desainnya telah ditingkatkan dengan garis-garis yang lebih mulus. 10D juga cocok untuk semua lensa EF di jajaran lensa Canon yang luas.

Prosesor DIGIC

Sebuah tonggak penting dicapai Canon dengan meluncurkan EOS 10D: Kamera ini adalah kamera DSLR Canon pertama yang menggunakan prosesor pengolah gambar DIGIC—versi setelahnya, baik satu atau sepasang, telah memberikan tenaga ke setiap modelnya.

Meskipun demikian, prosesor DIGIC tidak muncul secara mengejutkan. Versi prosesor ini pernah dipasang pada dua kamera digital compact Canon setahun sebelumnya.

Prosesor DIGIC dirancang, sama seperti semua CPUs (central procesing units) kamera digital lainnya, untuk memproses data gambar dan mengendalikan fungsi-fungsi kamera. Kecepatan memproses yang dicapai Canon dengan chip ini juga berarti meningkatkan kinerja buffer dan tidak menguras daya baterai mungkin inilah alasan mengapa charger ganda yang disediakan untuk D30 dan D60 digantikan dengan charger tunggal untuk 10D.

Tapi chip DIGIC baru ini dimaksudkan mampu melakukan lebih banyak hal lain lagi selain memroses data gambar. Chip ini mengendalikan banyak fungsi kamera berbeda, sehingga mampu integrasi dengan lebih baik lagi dengan fungsi-fungsi kamera yang ada. Prosesor ini juga mempercepat operasi kamera, memberikan tingkat kecanggihan yang lebih tinggi. Keuntungan tambahan dari prosesor DIGIC adalah bisa menampung kartu

Compact Flash dengan kapasitas lebih dari 2 GB, yang membutuhkan dukungan dari sistem file FAT 32.

Singkatnya, keuntungan prosesor DIGIC memulai spiral peningkatan dari satu area, otomatis memberikan tambahan kecepatan dan/atau kapasitas ke fungsi lainnya. Keuntungan satu-satunya yang tidak dipunyai, yang mungkin layak diharapkan, adalah kecepatan foto berturut-turut secepat 3 foto per detik, walau ukuran burst meningkat sedikit, menjadi sembilan.

Sensor dan penangkap gambar

Seperti EOS-lDs, EOS 10D menggunakan sensor CMOS yang telah dikembangkan dan dibuat oleh Canon. Versi 10D memiliki 6.3 Mp dan memiliki ukuran 15.1 x 22.7mm, pixel-pixelnya mempertahankan ukuran cukup dihormati, yaitu 7.4pm persegi. Sirkuit penguat baru meningkatkan rasio sinyal noise dan membantu memberikan rentang nilai ISO lebih tinggi dengan ISO dasar kembali ke maksimum ISO 1600 seperti D30 (D60 menurunkan ISO-nya ke 1000); ini juga bisa dikembangkan ke 3200. Peningkatan reduksi noise juga diklaim di semua pengaturan ISO. Bahkan, hasil tes independen tentang rasio sinyal kebisingan dari tes di Canon 10D menunjukkan bahwa bagian ini sama bagusnya dengan IDs di ISO 100 dan 200, dan sedikit lebih bagus di ISO 400 dan di atasnya.

Recommended Author





Ketika menangkap gambar RAW, EOS 10D secara bersamaan bisa merekam dan menyimpan gambar JPEG yang disisipkan ke dalam data foto RAW. Meskipun demikian, peningkatan dari D60 ditambahkan bahwa kualitas foto JPEG bisa ditentukan dengan enam pilihan pengaturan.

Sistem Autofocus

Salah satu fungsi yang mendapatkan perombakan besar sejak D60 adalah sistem autofocus. Sistem susunan autofocus tiga titik sederhana digantikan dengan susunan tujuh titik, dengan peningkatan di kecepatan autofocus juga. Semua titik autofocus dilapiskan ke atas jendela bidik, dan tiap titik dapat ditentukan secara manual satu per satu, atau semuanya bisa diaktifkan dengan pilihan otomatis. Susunan titik fokus baru membuatnya lebih mudah ketika memakai kamera secara vertikal, dan merupakan kelebihan ketika memotret subjek bergerak di mode Al Servo. Mode Al Focus berada di antara mode One Shot dan Al Servo. Mode Al Focus memungkinkan kamera berpindah ke satu atau yang lain tergantung dari apakah sistem ini mendeteksi pergerakan subjek foto.

Sebuah fitur tambahan yang diwariskan dari EOS-lD/lDs adalah kemampuan untuk mendaftarkan titik AF, dan berpindah ke titik tersebut dengan menekan tombol khusus di bagian kiri dari tombol pengunci exposure (AE Lock) di bagian belakang kamera.

Fitur lainnya

Fungsi lainnya yang diwariskan oleh EOS-lD/lDs adalah Tv/Av Safety Shift. Fungsi yang bisa dipilih melalui menu Custom Functions ini, bisa mengambil-alih pilihan shutter speed di mode Tv, atau pilihan bukaan di mode Av, jika kamera menilai pengaturan Anda bisa menuntun pada hasil yang tidak tepat.

Ada perubahan sedikit pada menu Custom Functions, dalam bentuk representasi angka dari semua Custom Functions yang ditunjukkan dengan dua baris nomor di bawah tiap-tiap Custom Function di dalam layar menu.

EOS 10D juga mengikutsertakan sensor orientasi cerdas baru yang memungkinkan kamera secara otomatis merotasi foto vertikal (portrait) sehingga bisa ditampilkan secara benar di layar monitor LCD yang berorientasi horizontal. Data rotasi juga disisipkan ke bagian atas data file gambar untuk memastikan gambar ditampilkan dengan orientasi yang benar di komputer ketika memakai software kompatibel seperti File Viewer Utility atau ZoomBrowser EX (ImageBrowser di Mac).

Sebuah preset white balance baru, Shade (sekitar 7000°K) ditambahkan ke daftar preset white balance yang juga telah menjadi fitur EOS D60. EOS 10D juga memiliki fungsi pengaturan temperatur warna secara manual dengan rentang 2.800-10.000°K, dalam peningkatan 100°K. White balance bracketing juga tersedia, di mana satu set tiga gambar direkam dengan operasi tunggal pelepas rana, dapat di bracket sampai dengan +/- 3 langkah dengan peningkatan 5 mireds.

Konektivitas

EOS 10D merupakan kamera DSLR pertama yang memberikan konektivitas secara langsung ke beberapa printer Canon Bubble Jet dan printer foto khusus CP-100.

Paket software yang disediakan dengan kamera DSLR Canon juga dikembangkan lagi pada 10D, dilengkapi dengan driver baru untuk Windows XP dan Mac OS X, bersama utilitas Canon dalam bentuk ZoomBrowser EX, PhotoRecord, RAW Image Converter, PhotoStitch, dan RemoteCapture. Adobe Photoshop Elements 2.0 juga diikutsertakan dalam cakram yang terpisah.

Demikian tadi artikel tentang Spesifikasi Kamera Canon EOS 10D Dengan Baterai Grip. Dan jika anda memliki pertanyaan seputar Spesifikasi Kamera Canon EOS 10D Dengan Baterai Grip ini ataupun anda ingin sharing informasi silahkan berkomentar melalui disqus di bawah dan jangan lupa like fanspage, Subscribe Youtube channel kami di samping artikel ini, jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung.

Baca Juga Artikel Tentang Perbedaan Pro dan Kontra Lensa Telephoto Kamera Canon DI SINI
Related Keyword: canon eos m10 w1, canon eos m10 compact, canon camera eos m10, canon eos m10 specs, canon eos m10 wifi, canon eos m3 vs m10 indonesia, canon eos m10 price, canon eos m10 image quality
Your Reaction:
Reaction:

BabaK BeluR Channel Merupakan Sumber Informasi dan Pengetahuan Serta Sarana Untuk Membangun Masyarakat Yang Gemar Membaca Sehingga Menjadikan Masyarakat Gemar Menulis

Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info