Sejarah dan Kehancuran Bangsa Israel Dalam Al Quran

Pembahasan Artikel BabaKBeluR.com kali ini, Fakta Israel Dalam Al Quran Dan Sejarah Asal Usulnya

Kemenangan Palestina Dalam Al Quran

Hukum Membenci dan Melaknat Orang Yahudi?

Allah Subhanahu Wa Ta'ala dibanyak ayat didalam Al Qur’an telah membongkar berbagai kelakuan menyimpang yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi, baik penyimpangan mereka terhadap risalah yang dibawa oleh Musa as maupun terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Mereka adalah contoh orang-orang zhalim dan kufur akan segala nikmat yang telah Allah berikan kepada mereka, karena kezhaliman dan kekufurannya itulah mereka banyak membunuh orang-orang yang beriman, memakan harta dengan cara yang batil, sombong dengan menganggap bahwa diri mereka adalah anak-anak dan kekasih Allah, mengingkari janji, tidak sabar dengan cobaan dan penderitaan.

Di zaman Rasulullah saw pun, prilaku dan karakter mereka tidaklah berbeda dengan nenek moyang mereka yang ada pada zaman nabi-nabi sebelumnya. Diantara pengkhianatan mereka adalah upaya orang-orang Yahudi Bani Nadhir yang merencanakan pembunuhan terhadap Rasulullah saw yang sedang duduk bersandar pada sebuah dinding dengan menjatuhkan batu ke arah beliau meskipun upaya pembunuhan ini tidak berhasil. Dan peristiwa ini menyebabkan Rasulullah saw memerintahkan kaum muslimin untuk mengusir mereka dari Madinah. Contoh lain adalah bagaimana pengkhianatan orang-orang Yahudi Bani Quraizhah yang bersekutu dengan orang-orang Musyrik Quraisy dan Bani Ghotofan untuk mengepung kota Madinah dalam peperangan Ahzab meskipun kemudian upaya mereka mengalami kegagalan.


Demikianlah kebencian orang Yahudi kepada kaum muslimin sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala:

Artinya : “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al Maidah : 82)

Artinya : “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (QS. Al Baqoroh : 120)

Recommended Author


Untuk itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala memerintahkan kepada kaum muslimin memerangi dan membenci orang-orang Yahudi, sebagaimana disebutkan didalam firman-Nya :

Artinya : “Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya Amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, Yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan.” (QS. Al Maidah : 80)

Artinya : “kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, Sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.” (QS. Al Mujadilah : 22)

Namun demikian Allah Subhanahu Wa Ta'ala memerintahkan kaum muslimin untuk bisa berlaku adil didalam kebenciannya. Keadilan adalah ciri seorang muslim yang harus diberikan baik kepada kawan maupun lawan, orang dekat maupun orang jauh. Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala

Artinya : “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk Berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.” (QS. Al MAidah : 8)

Al Qurthubi mengatakan,”Janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum menjadikan kamu meninggalkan keadilan dan mengedepankan permusuhan dari kebenaran. Ini adalah dalil untuk menerapkan hukum permusuhan yang sebenarnya dan juga dalil untuk menerapkan hukum musuh terhadap permusuhannya kepada Allah dan menerapkan kesaksiannya terhadap mereka karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala memerintahkan berbuat adil walaupun dia membencinya.” (Al Jami’i li Ahkamil Qur’an juz VI hal 477)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala meminta kepada setiap hamba-Nya untuk senantiasa mencintai dan membenci seseorang karena-Nya bukan semata-mata karena diri atau latar belakang orang tersebut. Hendaklah seseorang mencintai orang lain karena keislaman atau ketaatannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan membenci orang tersebut karena kemaksiatan atau kekufurannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Hukum membenci orang-orang Yahudi adalah seperti halnya hukum melaknat mereka. Para ulama bersepakat dibolehkan melaknat orang-orang Yahudi secara umum atau melaknat orang-orang tertentu yang memang sudah ada nash yang telah melaknatnya sedangkan terhadap orang-orang tertentu yang tidak ada nash baik dari Al Qur’an maupun hadits maka telah terjadi perbedaan ulama ada diantara mereka yang melarang namun ada juga yang membolehkannya jika ia orang kafir dan bukan orang fasiq sedangkan kelompok ketiga adalah membolehkan secara mutlak.

Syeikhul Islam Ibnu taimiyah mengatakan,”Melaknat dibolehkan secara umum terhadap orang-orang yang melaknat Allah dan Rasul-Nya. Adapun melaknat orang-orang tertentu adalah jika dia mengetahui bahwa orang itu mati dalam keadaan kafir maka dibolehkan melaknatnya. Adapun orang-orang tertentu yang fasiq maka tidak dibeolehkan melaknatnya disebabkan adanya larangan Nabi saw untuk melaknat Abdullah bin Himar, seorang peminum khamr meskipun dibolehkannya melaknat secara umum terhadap setiap peminum khamr meskipun melaknat orang-orang tertentu yang fasiq atau para penyeru bid’ah masih menjadi perdebatan.” (Majmu’ Fatawa juz VI hal 511)

Baca Juga Artikel Tentang Sejarah Berdirinya Ka'bah dan Hajar Aswad di Mekah DI SINI
Related Keyword: sejarah israel, sejarah bangsa israel, bani israil dalam al quran, bangsa israel di akhir zaman, tanda tanda kehancuran israel, israel vs palestina dalam al quran, kehancuran israel dalam al quran, kemenangan palestina dalam al quran
Reaction:

BabaK BeluR Channel Merupakan Sumber Informasi dan Pengetahuan Serta Sarana Untuk Membangun Masyarakat Yang Gemar Membaca Sehingga Menjadikan Masyarakat Gemar Menulis

Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info